SINJAI – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sinjai mengikuti sosialisasi penguatan ketahanan keluarga melalui program PRASARA. Langkah ini bertujuan untuk membekali para kader dengan pemahaman mendalam mengenai pola asuh anak dan remaja yang tepat di era digital. Oleh karena itu, partisipasi aktif TP PKK Sinjai dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi keluarga yang religius dan berkarakter.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan kunci utama dalam mencegah berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Hasilnya, para peserta mendapatkan materi mengenai strategi komunikasi efektif antara orang tua dan anak guna menciptakan lingkungan rumah yang harmonis.
Sinergi Kader dalam Membangun Karakter Bangsa
Ketua TP PKK Sinjai menegaskan bahwa setiap kader harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai PRASARA di lingkungan masing-masing. Selain itu, beliau meminta seluruh pengurus hingga tingkat desa untuk lebih proaktif dalam mendampingi keluarga yang rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi saja, melainkan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Sinjai secara keseluruhan.
Para pemateri juga memaparkan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Oleh sebab itu, kolaborasi antara TP PKK dengan instansi kesehatan menjadi hal yang sangat krusial dalam menyukseskan agenda pembangunan sumber daya manusia. Langkah ini menunjukkan dedikasi para kader dalam mengawal masa depan generasi muda di Bumi Panrita Kitta.
“Kami ingin setiap keluarga di Sinjai memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Sebab, keluarga yang kokoh akan melahirkan masyarakat yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujar perwakilan TP PKK Sinjai.
Baca Juga:Bupati–Kemenag Sinjai Serahkan Bantuan Masjid
Pelaksanaan sosialisasi ini juga mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak karena relevansinya dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Bahkan, para peserta sepakat untuk segera menyebarluaskan pengetahuan yang mereka peroleh melalui kelompok-kelompok Dasawisma di tingkat rukun tetangga. Oleh karena itu, semangat kebersamaan para kader menjadi modal utama dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih positif di tengah keluarga.
Masyarakat menyambut antusias program ini karena merasa mendapatkan bimbingan yang sangat berguna dalam mendidik anak-anak mereka. Dengan begitu, potensi konflik dalam rumah tangga dapat terminimalisir melalui pemahaman yang sama mengenai hak dan kewajiban masing-masing anggota keluarga. Pemerintah kabupaten berjanji akan terus mendukung penuh setiap inisiatif TP PKK yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Harapan bagi Kemandirian Keluarga di Sinjai
Pada akhirnya, program PRASARA akan memperkuat peran ibu sebagai madrasah pertama bagi putra-putrinya. Hasilnya, tingkat kriminalitas remaja dan angka putus sekolah di Kabupaten Sinjai diharapkan menurun secara signifikan pada tahun-tahun mendatang. Pada akhirnya, Sinjai akan menjadi kabupaten yang mandiri dengan masyarakat yang memiliki akhlakul karimah dan wawasan yang luas.
TP PKK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga keharmonisan rumah tangga. Sebab, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sejauh mana kualitas unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga, dapat terjaga dengan baik.